Lewati ke konten

Notifikasi Telegram / Email

Mesin aturan (rule engine) MyPanel berjalan di latar belakang, terus memantau kejadian penting dan mengirim notifikasi melalui Telegram atau Email.

  • Sumber daya — CPU / RAM / Disk melebihi ambang batas yang Anda tentukan.
  • Kedaluwarsa domain — memperingatkan ~30 hari sebelumnya (via WHOIS).
  • Kedaluwarsa SSL — memperingatkan ~14 hari sebelumnya.
  • Situs down — setelah 3 kali pemeriksaan kesehatan (health check) gagal berturut-turut.
  • Deploy gagal — ketika sebuah deployment gagal.
  • Login mencurigakan — kesalahan kata sandi berulang dari IP yang sama.

Setiap notifikasi memiliki cooldown (default 30 menit) untuk menghindari spam; riwayat notifikasi disimpan dan dapat dilihat di panel.

  1. Buka Alerts.
  2. Aktifkan jenis notifikasi yang Anda inginkan, atur ambang batas (mis. CPU 90%) dan jendela durasi (sustain window) (mis. 5 menit — untuk menghindari alarm palsu akibat lonjakan singkat).
  3. Pilih channel lalu simpan.
  1. Buat bot melalui @BotFather, dapatkan bot token.
  2. Kirim pesan ke bot Anda sekali, lalu dapatkan chat ID (mis. via @userinfobot).
  3. Buka Alerts → Channels → Telegram, tempel token + chat ID lalu klik Send test.

Buka Alerts → Channels → Email dan isi pengaturan SMTP:

FieldContoh
Hostsmtp.gmail.com
Port587 (STARTTLS)
Usernameyou@gmail.com
PasswordApp password (bukan kata sandi utama Anda)
Recipientops@company.com

Klik Send test untuk memverifikasi sebelum menyimpan.